Sabtu, 31 Maret 2012

DAFTAR PESERTA
RAPAT KOORDINASI NASIONAL FORMATANI I 2011

No.
Nama
Asal Universitas
1
Alex Mustika SL
Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Sawah Lunto/Sijunjung
2
Algona Saputra
Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Sawah Lunto/Sijunjung
3
Rico Wahyudi
Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Sawah Lunto/Sijunjung
4
Muhammad Arief Indarto
Universitas Andalas
5
Kamli U. Munandar
Universitas Andalas
6
Andi Darmiyanti
Universitas Bangka Belitung
7
Rizki Yulia Ananda
Universitas Bangka Belitung
8
Eko Yulianto
Universitas Bengkulu
9
Ahmad Fredi
Universitas Bengkulu
10
Pebrin Oditiyaningsih
Universitas Bengkulu
11
Firda Puji Utami
Universitas Brawijaya
12
Annisatul R.
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
13
Ade Putra Daulay
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
14
Yufan Istika C.
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
15
Gatot Herlambang
Universitas Jambi
16
Zulpan Hidayat
Universitas Jambi
17
Almer Rayanda
Universitas Jambi
18
Kusyafitri Mei H.
Universitas Jember
19
Rahmat Kurniawan
Universitas Jember
20
Muhammad Reza Ramdhan P.
Universitas Jenderal Soedirman
21
Panji Setyo Ariska
Universitas Lampung
22
Reza Utama Saputra
Universitas Lampung
23
Abdul Aziz
Universitas Malikus Saleh
24
Syahril Fuad
Universitas Malikus Saleh
25
Sanusi Idris
Universitas Malikus Saleh
26
Zulfikar
Universitas Malikus Saleh
27
Khairul Amin
Universitas Muhammadiyah Malang
28
Sabdin S. Tanjung
Universitas Muhammadiyah Malang
29
Erika Jumiarti
Universitas Muhammadiyah Palembang
30
Mawardi
Universitas Muhammadiyah Palembang
31
Ria Setyawan
Universitas Muhammadiyah Palembang
32
Corina Indryanti
Universitas Padjajaran
33
Faizal Imron Dyardono
Universitas Padjajaran
34
Imam Muddin Lubis
Universitas Padjajaran
35
Kasrul Akbar Dahlan
Universitas Riau
36
Muhammad Fadhil
Universitas Riau
37
Agung Nugroho
Universitas Sebelas Maret
38
Ilham Kurniansyah
Universitas Sebelas Maret
39
Reza Firmansyah
Universitas Sebelas Maret
40
Akas Anggita
Universitas Sebelas Maret
41
Farhan Fachruddin
Universitas Sriwijaya
42
Agung Erlangga
Universitas Sriwijaya
43
Aulia Fitriani
Universitas Tanjung Pura
44
Agustina
Universitas Tanjung Pura
45
Agus Sulistyono Pramono
Universitas Tanjung Pura
46
Imam Sumail
Universitas Tanjung Pura
47
Lily Susanti
Universitas Tanjung Pura
48
Suzilawati
Universitas Tanjung Pura

Hasil Rakornas I

HASIL DISKUSI
PESERTA RAPAT KOORDINASI NASIONAL FORMATANI I
TENTANG
PROGRAM KERJA NASIONAL

1.      Agenda
a)      Usulan program kerja nasional dari Badan Eksekutif Pusat FORMATANI
b)      Usulan program kerja nasional dari masing-masing wilayah kerja FORMATANI
c)      Penetapan program kerja nasional FORMATANI periode 2011 – 2013
d)      Penetapan tujuan program kerja nasional
e)      Rekomendasi pelaksanaan program kerja nasional
f)       Pemilihan dan penetapan
2.      Pembahasan
a)      Usulan program kerja nasional dari Badan Eksekutif Pusat FORMATANI
·         Simposium Tani
·         Pers FORMATANI “SINTESA”
·         Jaket FORMATANI
·         Dialog Interaktif
·         LKMM Nasional
·         Job Fair
·         Hari Menanam Konservasi
b)      Usulan program kerja nasional dari masing-masing wilayah kerja FORMATANI
·         Wilayah I
v  Seminar Internasional (disamakan jadwalnya dengan Musyawarah Nasional)
v  Kema Bakti Nasional
·         Wilayah II
v  Sekolah Lapang Pengelolaan Hama Terpadu
v  Jaringan Pakar (Jangkar)
·         Wilayah III
v  Jambore Nasional
v  Expo Pertanian
c)      Penetapan program kerja nasional FORMATANI periode 2011 – 2013
·         Simposium Nasional
Rangkaian kegiatan yang termasuk ke dalam Simposium Nasional, antara lain:
v  Agro expo
v  Job fair
v  Jaringan Pakar (Jangkar)
v  Aksi
v  Dialog interaktif
·         Kema Bakti Nasional/Jambore Nasional
Rangkaian kegiatan yang termasuk ke dalam Kema Bakti Nasional/Jambore Nasional, antara lain:
v  Pengabdian masyarakat
v  Latihan kepemudaan
v  Hari menanam konservasi
·         Jaket (Merchandise) FORMATANI
·         Pers FORMATANI “SINTESA”
d) Penetapan tujuan program kerja nasional
Pencapaian (tujuan) yang diharapkan dalam pelaksanaan program kerja nasional FORMATANI periode 2011 – 2013 antara lain:
·         Eksis dan membangun jaringan
·         Kebermanfaatan untuk petani dan anggota FORMATANI
·         Memperkuat kelembagaan
e)      Rekomendasi pelaksanaan program kerja nasional
Rekomendasi pelaksanaan program kerja nasional yang dibahas antara lain:
·         Usulan tuan rumah penyelenggara Musyawarah Nasional (Munas) II.
·         Usulan waktu dan tempat penyelenggaraan Simposium Nasional
·         Penanganan permasalahan keuangan dan dana
·         Mekanisme pelaksanaan kaderisasi
f)       Pemilihan dan penetapan
·         Pemilihan dan penetapan tuan rumah penyelenggara Musyawarah Nasional (Munas) II.
Tata cara pemilihan:
v  Calon mengajukan diri
v  Calon dipilih oleh institusi lain
v  Musyawarah
v  Lobbying
v  Voting
                               Berdasarkan hasil rapat dan kesepakatan bersama peserta Rapat Koordinasi Nasional FORMATANI, Musyawarah Nasional II tahun 2013 akan diadakan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). 
·        Pemilihan dan penetapan waktu dan tempat penyelenggaraan Simposium Nasional.
Berdasarkan hasil rapat dan kesepakatan bersama peserta Rapat Koordinasi Nasional FORMATANI, Simposium Nasional akan diadakan di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN SUSKA) Riau pada bulan Agustus tahun 2012.
·        Penetapan penanganan masalah keuangan dan dana
Berdasarkan hasil Konsolidasi Nasional Agroteknologi/Agroekoteknologi II, telah disepakati bahwa masing-masing institusi yang terdaftar sebagai anggota FORMATANI wajib membayar iuran pangkal sebesar Rp 150.000,-.
Dan berdasarkan kesepakatan bersama peserta Rapat Koordinasi Nasional FORMATANI, pembayaran iuran pangkal diselesaikan paling lambat saat acara Simposium Nasional di UIN SUSKA  Riau.
·        Penetapan mekanisme pelaksanaan kaderisasi
Pelaksanaan kaderisasi dilakukan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan di Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga FORMATANI. Dan pelaksanaannya dilakukan di internal institusi (universitas) masing-masing.





Peserta Rakornas Berfose di depan Rektorat Unand :)

Badan Eksekutif Pusat FORMATANI 2011-2013


“Satu Cinta untuk Indonesia”


Struktur Kepengurusan:
Sekretaris Jenderal: Imam Muddin Lubis
Wk. Sekjen I : Nanda
            Anggota: Kukuh Dwi Oktantyo
                           Solid Edhar Kamil
BEP FORMATANI Goes to Maribaya :)
Wk. Sekjen II: Deka Rijki Pangestu
            Anggota: Rakean Hafidz Swardaya
                            Angga Cahyo Riyanto
                            Sandra Dewi
Wk. Sekjen III: Faizal Imron D
            Anggota: M. Satria Azhari
                            Rahmad Muhammad
                            Juliyanto Rizky Y.S.
Wk. Sekjen IV: Corina Indrianti
            Anggota: Dwi Hastuty
                             Yuslina Nur Muliani

Rakornas I FORMATANI @UNAND Padang


“Satu Cinta untuk Indonesia”
Alhamdulillah, Pertemuan Nasional I mahasiswa Agroteknologi/Agroekoteknologi se-Indonesia telah selesai dilaksanakan pada tanggal 2-5 April 2011 di Universitas Padjadjaran – Bandung. Rangkaian kelengkapan Organisasi juga telah rampung dibahas dan disepakati yang terdiri dari AD/ART, GBHK/GBHO dan juga struktur Organisasi. Ibarat membangun sebuah rumah kita baru saja selesai membuat Pondasi, memang sangat vital peranannya tetapi kalau hanya dengan mengandalkan pondasi niscaya bangunan tersebut tidak akan dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Begitu juga dengan Organisasi kita ini, tanpa merampungkan bagian-bagian bangunan yang lainnya maka kita hanya sebatas membangun pondasi tapi tidak tahu dengan fungsi dan rencana penggunannya untuk apa.
Wadah kita ini terbentuk bukanlah karena ide semalam lantas dengan pertemuan 3 hari maka terbentuklah wadah mahasiswa Agroekoteknologi/Agroteknologi, bukan juga hanya dengan persiapan 2-3 minggu kemudian terbentuk wadah, tetapi apa yang kita hasilkan pada pertemuan Nasional kali ini adalah bagian dari perumusan panjang oleh teman-teman mahasiswa Agroteknologi/Agroekoteknologi Indonesia. Bermula ketika kita melaksanakan Konsolidasi Pertama di Universitas Sebelas Maret (UNS) pada tanggal 4 Februari 2010, melaui perdebatan panjang di forum akhirnya silaturrahmi kita pada kesempatan tersebut tidak menghasilkan apa-apa kecuali ‘hanya’ bisa bersilaturrahmi dengan teman-teman Agroteknologi/Agroekoteknologi se-Indonesia, padahal rencana awal dari teman-teman panitia penyelenggara kita akan bisa mendeklarasikan Himpunan Mahasiswa Agroteknologi Indonesia, akhirnya dengan berbagai pertimbangan dan masukan serta ide yang mengemuka di forum tercapai kesepakatan untuk melaksanakan Konsolidasi II Mahasiswa Agroteknologi/Agroekoteknologi Indonesia di Universitas Brawijaya – Malang.
Konsolidasi II Mahasiswa Agroteknologi/Agroekoteknologi Indonesia di Universitas Brawijaya – Malang di laksanakan mulai tanggal 12 Juli - 18 Juli 2010, adapun tujuan awal kita melaksanakan konsolidasi ini sesuai dengan kesepakatan pada Konsolidasi I di UNS adalah untuk  Koordinasi pembentukan Himpunan Nasional Agroekoteknologi/ Agroteknologi Indonesia, Menjalin silaturahmi antar mahasiswa Agroteknologi/Agroekoteknologi, Membangun pola pikir Mahasiswa Agroteknologi/Agroekoteknologi yang Kritis, Dinamis dan Dialegtis. Dari pertemuan ini dihasilkankan beberapa kesepakatan yang di tuangkan dalam Draft AD/ART yang telah di sepakati, diantaranya Organisasi ini bernama Forum Mahasiswa Agroteknologi/Agroekoteknologi Indonesia yang selanjutnya disingkat FORMATANI, dan secara resmi di dirikannya FORMATANI adalah tanggal 18 juli 2010 di Universitas Brawijaya Malang. Dan untuk kepengurusan sementara terpilih saudara Ilham Kurniansyah dari UNS sebagai Koordinator Pusat yang menjadi Eksekutif sementara untuk menjalankan Formatani sebelum dilaksanakan Pertemuan Nasional. Di dalam piagam deklarasi ditandatangi oleh 19 Perwakilan Institusi yang menyetujui pembentukan wadah (FORMATANI) ini. Rangkaian dari mimpi-mimpi yang kita bangun harus secara konsisten untuk selalu di upayakan menjadi sesuatu yang dirasakan manfaatnya bukannya hanya kita sebagai mahasiswa pertanian, tetapi juga masyarakat Indonesia umumnya.
Kilas Balik Program Studi Agroteknologi/Agroekoteknologi
Global Warming  adalah salah satu isu yang melanda seluruh dunia semenjak pertengahan abad 20. Begitu juga dengan Negara kita tercinta ini, Indonesia dituding sebagai negara ketiga terbesar di dunia sebagai pembuang gas emitter ke atmosfer. Gas emitter ini sebagian besar berasal dari alih guna lahan hutan dan pembukaan lahan gambut. Isu yang lainnya adalah produksi pangan Indonesia yang semakin menurun sehingga untuk komoditas tertentu kita harus mengimpor untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri. 
Dua isu tersebut merupakan bagian dari permasalahan yang harus kita temukan  solusinya, terlebih beban moril kepada kita mahasiswa (khususnya mahasiswa Pertanian) yang mendapat julukan dari masyarakat sebagai insan cendekia, iron stock, Agent of Change dan sederetan istilah yang dilekatkan oleh masyarakat kepada kita, yang harapan mereka juga tentunya kita bisa membuktikan bahwa kita bisa menjadi bagian problem solver terhadap permasalahan yang ada di Indonesia, khususnya Pertanian. Kita di tuntut untuk berpikir lebih kreatif dan inovatif untuk menemukan solusi masalah pertanian terbaru kita agar terbentuk Sustainable Agriculture dan juga pembuktian bahwa kita benar sesuai fakta adalah Negara Agraris. Kita harus memanfaatkan segala resource (sumber daya) untuk mengatasi permasalahan tersebut. Kesempatan untuk memberikan Solusi terhadap permasalahan Pertanian kita ini harus benar-benar kita perhatikan sebagai Insan Cendekia. Sehingga Food Security (ketahanan pangan) dan Food Soverignty (kedaulatan pangan) Indonesia adalah bagian penting untuk kesejahteraan Bangsa Indonesia. Satu permasalahan lagi yang ada di dunia pendidikan khususnya di bidang pertanian adalah menurunnya minat masyarakat terhadap pendidikan di dunia pertanian. Hal ini menjadi salah satu alasan dicetuskannya program studi baru di fakultas pertanian yang akan menjawab permasalahan pertanian Indonesia dengan menggabungkan Information Technology–Communication–Innovation and Idea, pada dunia pertanian yang bernama “Agroekoteknologi/Agroteknologi” sesuai dengan SK Dirjen Dikti No. 163/2007.
Permasalahan itu bukan menjadi hambatan kita untuk maju dan sejahtera, tetapi harus kita jadikan sebagai salah satu Challange batu loncatan dalam mengatasi berbagai permasalahan untuk pertanian Indonesia yang lebih baik. Salam satu Cinta yang coba kita tumbuh kembangkan dalam Formatani secara perlahan tapi pasti harus kita berikan juga untuk Pertanian Indonesia, untuk Pertanian yang lebih jaya, satu Cinta untuk Indonesia.
 (“Jauhi orang yang meremehkan ambisimu. Orang-orang kecil selalu melakukan itu tetapi mereka yang benar-benar besar, membuatmu merasa kau juga bisa menjadi Besar_ Mark Twain ”)


Hidup! Pertanian!

FORMATANI! Satu Cinta!



Jumat, 30 Maret 2012

Pelajaran dari BBM

Pelajaran #BBM
(Imam M Lubis, Sekjen FORMATANI)

Seminggu belakangan ini fokus perhatian rakyat Indonesia tersedot pada kepastian naik atau tidaknya harga BBM, hal yang wajar menurut saya, karena sebagai rakyat (khususnya golongan menengah ke bawah) kebijakan ini sangat mencekik. Belum ketuk palu, harga-harga di pasar sudah naik. Sebagai mahasiswa pertanian Indonesia, jelas saya sangat menentang rencana kenaikan harga ini, karena saya menilai keputusan ini sangat tidak berpihak kepada rakyat. Dengan harga BBM yang saat ini saja rakyat susah untuk mendapatkan BBM apalagi kalau dinaikkan harganya. Warga di daerah terpencil selama ini sangat susah mendapatkan BBM untuk keperluan mereka sehari-hari, apalagi yang berada diwilayah timur Indonesia dan daerah Papua, bahkan mereka terkadang harus membeli dua kali lipat dari harga normal yang ditetapkan oleh pemerintah. Keputusannya memang sudah diambil, kemungkinan kenaikan harga BBM tidak jadi per-1 april ini, tetapi kita lihat keputusan ini masih sangat jauh dari harapan kita karena rakyat menginginkan harga BBM tidak dinaikkan.

Mahasiswa merupakan salah satu elemen yang sangat di soroti dalam hal ini, karena sebagai elemen masyarakat yang pro Rakyat, mahasiswa juga langsung berteriak menentang kebijakan ini. Memang benar tidak semua mahasiswa menolak kebijakan pemerintah ini, tetapi yang ingin saya soroti adalah ternyata masih ada mahasiswa yang melakukan tindakan yg tidak terpuji menurut saya dengan mencaci maki kawan-kawan mahasiswa yang turun ke jalan. Kita boleh berbeda, diversifikasi gerakan banyak, tetapi kedepan harapan kita perbedaan ini untuk saling menguatkan. Saya secara pribadi tidak sepakat harga BBM naik, karena alasan pemerintah harga BBM dunia juga sedang melonjak naik, tetapi para pengambil kebijakan, para anggota dewan yang pro-rakyat harus berfikir keras juga agar bukan rakyat yang dikorbankan, inilah yang didorong oleh kita agar mencari efisiensi APBN tanpa kenaikan harga BBM. Dua minggu ini kita lihat buruh, mahasiswa turun ke jalan untuk menyuarakan suara rakyat. Makanya sesama mahasiswa terus terang saya juga geram dengan kawan-kawan kita yang mengecam kawan-kawan yang lain yg turun ke jalan untuk demonstrasi, kampus adalah tempat melahirkan para negarawan bukan hanya ilmuan tulen, saya percaya kajian yang dilakukan oleh kawan-kawan yang menentang kenaikan harga BBM adalah kajian yang sangat pro untuk membela rakyat. 

Apapun hasil yang sudah diputuskan oleh DPR, kita perlu member apresiasi yang luar biasa terhadap kawan-kawan dengan pengorbanan mereka yang luar biasa turun ke jalan untuk mengawal kebijakan ini agar benar-benar berpihak kepada rakyat. Pelajaran buat kita ke depan, kita memang sangat beragam punya potensi sesuai dengan minat kita masing-masing, tetapi sebagai sesama mahasiswa kita harus saling menguatkan bukan melemahkan, seakan benar sendiri. Bermacam-macam organisasi kemahasiswaan yang ada dikampus kita masing-masing; community development, profesi, ataupun gerakan sosil politik yang kesemuanya sangat baik, tidak ada yang lebih baik antara satu dengan yang lainnya. Dan tantangan juga buat kita agar bisa menemukan solusi alternatif BBM sehingga membantu Negara juga dalam menghadapi lonjakan minyak dunia seperti sekarang.

Kita sebagai mahasiswa, kita sebagai mahasiswa pertanian Indonesia, harus bersatu-padu, tidak ada istilah saling mendiskreditkan di antara kita, diversifikasi kita menyikapi apa yang ada sangat boleh, tetapi hakikatnya kita berjuang bersama, dan semoga kedepan kita semakin bisa untuk melihat semuanya secara komprehensif agar merangkul dalam kebersamaan semua potensi-potensi kita.

Pertanian Jaya! 
Salam Satu Cinta! 
Satu Cinta untuk Indonesia :)

Jatinangor, 31 Maret 2012